Minggu pagi bersama di rumah, engga ada yang menandingi kenikmatannya apalagi dengan secangkir kopi buatan istri, memang lebih mantap meski dibanding kongkow di starback atau coffee bean sekalipun. Acaranya juga sederhana, engga ada diskusi yang serius paling cerita tentang berpindahnya pohon adenium agar mendapatkan sinar mentari lebih banyak dan bunga berwarna pink kesukaan kucai yang sampe saat ini belum juga merekah.
Setelah itu, kami bersiap memindahkan acara ke jakarta untuk makan siang yang nikmat, di tempat siapa lagi kalo bukan ibuku hehehe, engga perlu memasak dan mencuci piring dengan menu kesukaan meskipun sebelumnya ada undangan aqiqah di rumah sebelah sehingga ada kesempatan untuk memasukan sedikit daging kambing kurban yang disediakan tuan rumah.
Adenium semakin semangat mencari hangatnya mentari, menumbuhkan tunas di setiap ujungnya, menandakan adanya kehidupan yang bergulir.
Pages
Categories
Archives
- August 2010
- May 2010
- April 2010
- March 2010
- February 2010
- January 2010
- December 2009
- November 2009
- October 2009
- September 2009
- August 2009
- July 2009
- May 2009
- April 2009
- January 2009
- December 2008
- October 2008
- September 2008
- July 2008
- June 2008
- May 2008
- March 2008
- February 2008
- October 2007
- September 2007
- January 2007
- October 2006
- September 2006
- May 2006
- April 2006
One Comment
Yas kenalin dong sama apt-get wifenya …
)