Pada tahun awal peradaban manusia , masyarakat mengetahui motivasi seseorang hanya didasari oleh keinginan untuk survive, makan, minum dan kebutuhan sex, sangat sederhana memang , karena alam yang tersedia juga masih belum dapat dengan mudah ditaklukkan, sehingga sehari-hari kegiatan diisi dengan bercocok tanam , mencari sumber air, untuk bertahan hidup juga mencari pasangan untuk memberikan keturunan. System pada masyarakat yang berjalan hanya berasumsi pada keinginan tersebut , apabila diibaratkan seperti system operasi komputer , maka pada saat itu system operasi yang berjalan baru memenuhi motivasi tingkat awal atau dengan kata lain System Operasi Motivation 1.0.
Saat revolusi industri yang ditandai dengan penemuan mesin uap dan mesin pintal , manusia mulai mengenai kata efisiensi dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Pabrik yang dibangun saat itu memerlukan tenaga yang sangat banyak, pabrik tersebut harus dapat mengejar batas maksimal untuk menghasilkan barang yang dibutuhkan . Hampir setiap pemilik ingin agar pabriknya mencapai tingkat efisien bila dibanding dengan biaya yang diperlukan untuk membangun ditambah biaya operasional.
keperluan buruh berbiaya murah menghasilkan buruh anak dan wanita , keahlian yang tinggi tidak lagi dibutuhkan karena tenaga kerja di pabrik lebih banyak untuk melakukan kegiatan rutin sehingga mereka dapat dilibatkan, sedangkan buruh lelaki dewasa yang lebih trampil pada masa itu cukup mahal dan mempunyai kemampuan menggalang masa untuk boycott sehingga dapat menghentikan proses produksi.
Satu-satunya yang dihargai adalah berapa banyak setiap individu menghasilkan barang , dan dia akan mendapatkan hadiah/ reward sedangkan setiap individu yang menghalangi/mengurangi produksi akan pendapatkan hukuman / punishment.
Motivasi ini dikenal dengan istilah ” Stick and Carrot “, masyarakat mulai pengadopsi kedalam kehidupan dengan menciptakan aturan berlandaskan pendekatan tersebut. Kehidupan sosial dan ekonomi mulai mendapatkan tambahan motivasi , sehingga masa itu di anggap sebagai awal mula motivation 2.0. Salah satu contoh dari aturan yang dibuat berdasarkan motivasi ini adalah, waktu kerja / office hour untuk pekerja, peraturan ini dibuat agar semua sumber daya bekerja secara maksimal untuk meningkatkan efisiensi dan siapa yang berkerja paling lama maka akan mendapatkan upah yang lebih banyak. Motivasi sebab akibat / if then ternyata mempunyai kelemahan , tidak dapat menahan lebih lama pekerja itu untuk bertahan dalam puncak produktifitasnya. Anak kecil yang diberi upah setelah mengerjakan PR matematika , akan dengan cepat menyelesaikan PR tersebut , tetapi dalam jangka panjang dia tidak akan pernah menyukai pelajarannya, sehingga setelah tidak ada yg memberi upah dia tidak ada keinginan mengerjakan matematika seumur hidupnya.
revolusi informasi tahun 1990-an memberikan dampak yang besar terhadap motivasi manusia , menurut Daniel Pink dalam bukunya Drive , manusia saat ini lebih banyak terpengaruh pada 3 hal dalam melakukan aktifitas,yaitu autonomy , mastery dan purpose, yang disebut juga Motivation 3.0
Mengerjakan sesuatu dengan cara yang dia inginkan dapat meningkatkan produktifitas , selain itu mastery yang memaksa manusia untuk mencapai limitnya dalam melakukan pekerjaan , juga ke fokus terhadap keinginan untuk mengetahui apa kegunaan dari setiap aktifitas yang dia ambil dapat memberikan motivasi agar terus berkarya.
Motivation 3.0 masih belum banyak diterapkan baik di perusahaan maupun kehidupan sosial / ekonomi, google adalah sedikit yang sudah memahaminya , setiap karyawan di sana , diberikan waktu 20% untuk membuat proyek sendiri yang akan dijadikan / dipresentasikan untuk kemudian menjadi produk unggulan, ini adalah bentuk lain dari autonomy , karyawan mempunyai kesempatan untuk menentukan pekerjaan sesuai minatnya disamping itu mereka juga dapat mengasah ilmu yang dimiliki untuk memuaskan motivasi mastery, dan tentu saja purpose dari pekerjaan itu langsung dimengerti oleh mereka.
Contoh produk yang dibuat berdasarkan motivation 3.0 adalah gmail.com dan news.google.com. News dibuat untuk mempermudah mencari berita dengan mengelompokkan secara otomatis berita dari website lain , produk ini dibuat oleh engineer google saat itu karena ingin mengumpulkan berita tentang tsunami tahun 2004 dengan cepat.
Banyak contoh lain dari motivation 3.0 yang mampu meningkatkan produktifitas , tertapi “stick and carrot” yang mengusung ide efisiensi masih dengan kuat menguasai cara pikir dari pemengang kekuasaan , sehingga kehadiran karyawan masih diperlukan dengan tepat waktu, jam 8 pagi sampai jam 5 sore meskipun pekerjaan yang sering bertumpuk datang setelah jam kerja tersebut.
Pages
Categories
Archives
- August 2010
- May 2010
- April 2010
- March 2010
- February 2010
- January 2010
- December 2009
- November 2009
- October 2009
- September 2009
- August 2009
- July 2009
- May 2009
- April 2009
- January 2009
- December 2008
- October 2008
- September 2008
- July 2008
- June 2008
- May 2008
- March 2008
- February 2008
- October 2007
- September 2007
- January 2007
- October 2006
- September 2006
- May 2006
- April 2006




semangat gan !!!
yang dimanfaatkan juga untuk spot foto2 oleh pengunjung
